Pengalaman Berkunjung Ke Pameran Bencana Di Jakarta Humanity Festival

Spread the love

Jakarta Humanity Festival merupakan sebuah gerakan semangat yang dapat menyadarkan para masyarakat pada umumnya mengenai pentingnya merespons isu-isu kemanusiaan di lingkungan sekitar yang acap kali terjadi akhir-akhir ini dengan kebaikan. Jakarta humanity Festival atau #JakHumFest2019 ini akan menjadi sebuah ajang pertemuan untuk mereka sebagai masyarakat muda yang khususnya passionate akan kegiatan-kegiatan sosial, figure public, relawan, komunitas lembaga sampai dengan sociopreneur.

Mereka itu yang akan nantinya saling bertukar semangat mengenai misi kemanusiaan, kepedulian dan bergagas solusi dari permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan kemanusiaan yang bertujuan untuk sebuah perubahan yang positif untuk masa depan. Festival tersebut pertama kali digagas dalam kampanye awal tahun Dompet dhuafa, dimana mereka mengajak supaya saling menebarkan nilai-nilai kebaikan demi perubahan respons manusia mengenai isu-isu sosial.

Segmen Acara Jakarta Humanity Festival

Jakarta Humanity Festival diadakan dengan menghadirkan beberapa segmen acara-acara seperti diantara adalah

  • Workshop

Workshop ini merupakan sesi yang memiliki ruang gerak untuk peserta dalam mengekspresikan kreativitasnya. Di dalam workshop ini mereka dapat mengumpulkan manfaat yang manusia bisa berikan kepada lingkungannya.

  • Humanitalk

Humanitalk ini merupakan sesi dari Jakarta Humanity Festival yang memberikan ruang bicara untuk dapat saling berbagi pengalaman, inspirasi dan juga pengetahuan mengenai isu-isu kemanusiaan.

  • Sound Of Humanity

Disini merupakan sesi ruang suara yang dapat mengajak seluruh dari audience untuk dapat menikmati sajian music dan juga hiburan dengan berefleksi kepada rasa kepedulian untuk para penyintas bencana yang sedang membutuhkan uluran tangan dari kita semua.

Jakarta Humanity Festival ini diadakan di Loop Station, Jakarta Selatan. Acaranya dimulai dari pukul 10.00 WIB. Anda harus terlebih dahulu jam mulai acara ini, karena jika Anda sudah mengetahui sebelumnya Anda bisa prepare untuk datang ke acara ini tepat waktu. Ketika sampai disana Anda bisa langsung disuguhkan dengan beberapa pameran foto dokumentasi dari kebencanaan di Lombok, Donggala, Palu dan Sukabumi yang merupakan sebuah bukti nyata kegiatan Dompet Dhuafa.

Berbagi Pengalaman Datang Ke Pameran Bencana Jakarta Humanity Festival

Dengan berbagai pengalaman yang orang-orang pernah datang ke acara tersebut, tak perlu banyak waktu untuk berada dalam acara tersebut, Anda cukup membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam saja, kecuali jika Anda ingin menikmati rangkaian acaranya dan juga menutup akhir pekan dengan berfaedah. Akan tetapi Anda perlu mengikuti acara tersebut sampai selesai. Akan sangat sia-sia jika Anda tidak mengikuti acaranya sampai dengan selesai. Sebaiknya ikuti terlebih dahulu untuk mendapatkan hal yang lebih berfaedah.

Banyak juga yang mengikuti Workshop #Zerowaste “Remake & Reuse The Coffee Cup”. Dimasa sekarang ini, memang masalah mengenai lingkungan hidup sudah sangat marak sekali terjadi di Indonesia. Penyebab nya pun bermacam-macam. Misalnya saja mulai dari masalah limbah plastik yang sering kali dibiarkan saja tanpa penanganan yang baik. Maka workshop ini dapat mengajarkan Anda untuk dapat mengeluarkan kreativitas diatas gelas kopi plastik. Kemudian gelas plastik ini dapat dipakai untuk ngopi agar dapat mengurangi sampah plastik.

Acara selanjutnya adalah acara Humanitalk : Disaster 4.0 daro 3 narasumber yaitu Bp. Agus Wibowo dari BNPB, Bp. Arifin Asyohad dari Kumparan dan juga Citra Natasya dari House of Perempuan. Dari sini banyak sekali informasi bermanfaat yang peserta dapatkan, misalnya usaha yang diakukan sebelum bencana. Lalu apa saja usaha yang dapat kita lakukan sebelum bencana terjadi, berikut informasi yang didapatkan dari acara tersebut.

  1. Sosialisasi Edukasi Masyarakat
  2. Galakkan kegiatan seperti menanam pohon yang terbukti tahan terhadap bencana tsunami. Pohon bule sudah berdiri lama dan terbukti, jaga alam dan juga alam jaga kita.
  3. Kegiatan Sosialisasi masyarakat Indonesia di zona Tsunami berdasarkan para ahli. Hal ini disesuaikan dengan zona yang sedang dihuni.

Sosialisasi ini berupa pelatihan pendidikan di sekolah yang berupa kurikulum. Memberikan konsen kepada kita untuk dapat mempersiapkan diri ketika sedang berada dimana pun, waspada terhadap benda-benda yang cukup berpotensi membahayakan diri.